Langit Senja

Nikmati keindahan alam sekitar membuat pikiran anda akan lebih tenang.

Alam

Alam adalah masa depan anak cucu kita. Jika kita merusak alam maka kita merusak masa depan anak cucu kita.

Langit

Sedekat ini kita dengan langit, namun kita selalu menjauh dari-Nya.

Binatang

Lindungilah mereka

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 03 Februari 2013

Memahami Toleransi Antar Umat Beragama


Pembuka

Abad ke-21 adalah milenium baru yang penuh misteri. Namun kita ketahui bersama bagaimana di awal millenium baru tersebut peristiwa 11 September mendesak nurani dunia. Disusul peristiwa-peristiwa terorisme di Indonesia sebagai imbas darinya. Sebut saja bom Bali 1 dan 2, juga bom di hotel J.W. Marriot. Juga tak akan pernah lupa kasus “peperangan” antar agama di Ambon, penembakan jama’ah di sebuah tempat ibadah, hingga pengeboman di tempat-tempat ibadah. Bahkan sampai-sampainya pelarangan pembangunan tempat ibadah dan pengekangan terhadap kebebasan beribadah yang keduanya merupakan cermin ketidakadilan. Bahkan tak akan kita lupakan dan kitapun bersama mengutuk atas peristiwa bom bunuh diri di Masjid Mapolresta Kota Cirebon, dengan pelaku treoris bernama M. Syarif. Hingga keterkaitan terorisme dengan NII yang notabene memiliki ideology radikal-konservatif. Akhir-akhir ini terjadi pengeboman Gereja di Solo. Masih di Solo, teror tembakan terjadi di pos Polisi. Akhirnya kesatuan dan kedamaian di bumi ini, khususnya di Negara kita seolah tergadaikan begitu saja. Ini semua adalah kondisi yang memperihatinkan dimana sikap toleransi (tasamuh) antar umat beragama kian hari semakin tak bernyawa. 
Berbagai peristiwa terorisme tadi mewujudkan betapa toleransi harus menjadi pola komunikasi antar warga. Terlepas dari perbedaan agama, suku, etnis, budaya dan Negara juga status sosial. Dengan sikap toleran inilah diharapkan terciptanya kerukunan antar warga yang relasinya akan menciptakan dunia yang damai. Perdamaian dengan tidak pertumpah darahan. Perdamaian dengan tidak adanya kelompok yang merasa di marjinalkan. Untuk itu penulis rasa perlunya memahami toleransi sebagai sebuah jalan menuju perdamaian yang diharapkan tadi. Meski perlu disadari benturan-benturan peradaban memang tak dapat disangkal secara empiris. Namun kita tidak boleh menyerah pada realita empiris dan terus memelihara harapan akan terwujudnya perdamaian yang penuh toleransi.
Memahami Toleransi Antar Umat Beragama
Kita sering bertanya, apa itu toleransi dan dari mana datangnya?. Dan apa urgensi toleransi bagi masa depan umat manusia?. Pertanyaan-pertanyaan ini paling tidak akan menjadikan kita faham akan arti pentingnya toleransi. Toleransi yang bukan sekedar dalam wacana semata.
Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia, Toleransi yang berasal dari kata “toleran” itu sendiri berarti bersifat atau bersikap menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) yang berbeda dan atau yang bertentangan dengan pendiriannya. Toleransi juga berarti batas ukur untuk penambahan atau pengurangan yang masih diperbolehkan.
Dalam bahasa Arab, toleransi biasa disebut “tasamuh” yang artinya sikap membiarkan, lapang dada (samuha-yasmuhu-samhan, wasimaahan, wasamaahatan) artinya: murah hati, suka berderma (kamus Al Munawir hal.702).
Agama adalah elemen fundamental hidup dan kehidupan manusia, oleh sebab itu, kebebasan untuk beragama [dan tidak beragama, serta berpindah agama] harus dihargai dan dijamin. Ungkapan kebebasan beragama memberikan arti luas yang meliputi membangun rumah ibadah dan berkumpul, menyembah; membentuk institusi sosial; publikasi; dan kontak dengan individu dan institusi dalam masalah agama pada tingkat nasional atau internasional.
Kebebasan beragama, menjadikan seseorang mampu meniadakan diskriminasi berdasarkan agama; pelanggaran terhadap hak untuk beragama; paksaan yang akan mengganggu kebebasan seseorang untuk mempunyai agama atau kepercayaan. Termasuk dalam pergaulan sosial setiap hari, yang menunjukkan saling pengertian, toleransi, persahabatan dengan semua orang, perdamaian dan persaudaraan universal, menghargai kebebasan, kepercayaan dan kepercayaan dari yang lain dan kesadaran penuh bahwa agama diberikan untuk melayani para pengikut-pengikutnya. Jadi, toleransi (tasamuh) beragama adalah menghargai dengan sabar, menghormati keyakinan atau kepercayaan seseorang atau kelompok lain.
Termasuk agama Islam. Islam mengajarkan betapa pentingnya toleransi. Nabi Muhammad SAW. mengajarkan Islam sebagai agama kasih sayang dan menolak kekerasan yang dapat memicu konflik. Nabi juga melindungi minoritas dalam melaksanakan ibadah sesuai keyakinannya. K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pernah mengatakan bahwa Nabi Muhammad pun pernah meminta tiga orang Pendeta Kristiani yang datang dari Najran (provinsi timur di Arab Saudi) untuk beribadah menurut agama mereka di Masjid. Pernah juga diceritakan pada suatu hari ada orang Arab pedalaman kencing di masjid Nabi di Madinah. Terang saja para sahabat geram dan ingin memukul orang itu. Namun, Rasulullah SAW mencegahnya, dan kemudian menyuruh para sahabat ‘kerja bakti’ menyiram dan membersihkan air seni laki-laki tak kenal sopan santun itu. (HR Bukhari dari Abu Hurairah). Menurut Ibn Hajar al-Asqalani, pengarang Kitab Fath al-Bari, riwayat ini memperlihatkan dengan jelas sikap toleransi Nabi SAW dan keluhuran budi pekertinya.
Contoh lain tentang perlakuan Islam terhadap non-Islam adalah kemurahan hati yang diperlihatkan oleh Salahuddin al-Ayyubi pada tahun 1188 M saat dia berhasil merebut kembali Yerussalem dari tentara salib. Ketika Salahuddin tiba ia menyaksikan pasukan salib sedang mengotori masjid dengan menyimpan babi di dalamnya. Bahkan para ahli sejarah Eropa pun mengakui bahwa Salahuddin tidak membalas dendam, melainkan memberikan maaf kepada pasukan salib, dengan pengecualian segelintir individu yang memang berprilaku sadis dan kejam.
Sekali lagi perbedaan atau pluralisme adalah anugerah terbesar dan terindah dari Tuhan YME kepada kita. Demikian pula dengan toleransi, “Toleration is the greatest gift of the mind,…- Toleransi adalah anugrah dari pikiran yang paling luar biasa,” ucap Helen Keller. Dan pemahaman yang terbuka terhadap yang-lain itulah yang dikenal dengan istilah toleransi. “Toleransi itu berarti saya tidak akan membuang engkau keluar dari komunitas saya, saya tidak akan berhenti berinteraksi dengan kamu sekalipun kamu berbeda, saya tidak akan melarang kamu untuk menjadi tetangga saya,” begitulah John E. Esposito menggambarkannya. 
Pentingnya Kerukunan Antar Umat Beragama
Menurut Prof. Dr. Gumilar Rusliwa Somantri (Rektor UI Jakarta), modus hubungan antar manusia di bumi ini hanya ada dua: Konflik dan Harmoni. Konflik dimotori oleh egoism baik individu maupun kelompok yang berujung pada keengganan untuk berdialog. Dengan karakteristiknya yang egoism maka perilaku ini akan mengerdilkan kemanusiaan sekaligus membuat kebudayaan menjadi statis. Individu atau kelompok menjadi eksklusif satu sama lain sehingga tidak dapat melihat sisi manusiawi individu atau kelompok lain. Yang lain hanya akan dicap sebagai “musuh” yang harus segera diwaspadai dan apabila perlu dihancurkan. Sedangkan harmoni, sebaliknya, bekerja dengan relasi resiprokal antar individu atau kelompok berbasis toleransi, kepercayaan dan harga diri.
Dengan begitu Perdamaian hanya akan terjadi jika segala jenis konflik baik Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial dan Budaya (IPOLEKSOSBUD) yang mengarah pada disintegrasi kerukunan antar umat beragama di minimalisir sedini mungkin untuk kemudian di tiadakan. Dengan begitu diharapkan terciptanya kerukunan umat. Pada akhirnya dengan kerukunan tersebut akan melahirkan harmonisasi yang penuh toleransi dan perdamaian dapat terwujud.Toleransi dan kerukunan antar umat beragama bagaikan dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan satu sama lain. Kerukunan berdampak pada toleransi; atau sebaliknya toleransi menghasilkan kerukunan; keduanya menyangkut hubungan antar sesama manusia. Jika tri kerukunan [antar umat beragama, intern umat seagama, dan umat beragama dengan pemerintah] terbangun serta diaplikasikan pada hidup dan kehidupan sehari-hari, maka akan muncul toleransi antar umat beragama. Atau, jika toleransi antar umat beragama dapat terjalin dengan baik dan benar, maka akan menghasilkan masyarakat yang rukun satu sama lain.
Toleransi antar umat beragama harus tercermin pada tindakan-tindakan atau perbuatan yang menunjukkan umat saling menghargai, menghormati, menolong, mengasihi, dan lain-lain. Termasuk di dalamnya menghormati agama dan iman orang lain; menghormati ibadah yang dijalankan oleh orang lain; tidak merusak tempat ibadah; tidak menghina ajaran agama orang lain; serta memberi kesempatan kepada pemeluk agama menjalankan ibadahnya. Di samping itu, maka agama-agama akan mampu untuk melayani dan menjalankan misi keagamaan dengan baik sehingga terciptanya suasana rukun dalam hidup dan kehidupan masyarakat serta bangsa. Jika semua orang menjalankan agamanya masing-masing dengan sebenar-benarnya, maka sudah pasti akan melahirkan kedamaian, ketentraman hidup dan kerjasama sosial yang sehat.
 Toleransi dan pluralisme tidak perlu disikapi sebagai ancaman akidah, karena setiap orang memiliki preferensinya sendiri-sendiri. Sebagaimana baju yang saya pakai, belum tentu nyaman dipakai oleh orang lain. Berdakwah kepada non muslim dalam rumusan ini, tidak lagi identik dengan mengkonversi iman mereka, tapi cukup mengajak mereka melakukan kerjasama sosial yang sehat. Inilah toleransi yang benar dan sehat, yang semestinya dijadikan rujukan dakwah oleh para da’i dan ulama-ulama di nusantara.  Di atas segala perbedaan yang ada, dengan semangat toleransi kita akan mendapatkan manfaat yang jauh lebih besar dan kemampuan meningkatkan nilai diri kita sebagai manusia yang berakal dan berhati nurani.





Senin, 17 Desember 2012

Konstitusi Negara


A. Pengertian Konstitusi
Secara bahasa, kata konstitusi berasal dari bahasa inggris yaitu "Constitution", bahasa belanda yaitu "Constitue", dalam bahasa perancis yaitu "Constituer" yang berarti bentukan, susunan, atau juga pranata. Dalam ketatanegaraan RI, konstitusi diartikan sama dengan undang-undang dasar. Menurut istilah, konstitusi adalah keseluruhan peraturan baik yang tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur secara mengikat cara suatu pemerintahan diselenggarakan dalam suatu masyarakat suatu negara. Konstitusi memuat aturan atau sendi-sendi pokok yang bersifat fundamental untuk menegakkan bangunan besar yang bernama "Negara". Karena sifatnya yang fundamental ini maka aturan ini harus kuat dan tidak boleh mudah berubah-ubah. Dengan kata lain aturan fundamental itu harus tahan uji terhadap kemungkinan untuk diubah-ubah berdasarkan kepentingan jangka pendek yang bersifat sesaat.
Beberapa ahli juga mengungkapkan tentang pengertian konstitusi, antara lain:
1.  K. C. Wheare, konstitusi adalah keseluruhan sistem ketaatanegaraaan suatu negara yang berupa kumpulan peraturan yang membentuk, mengatur /memerintah dalam pemerintahan suatu negara.
2. Herman heller, konstitusi mempunyai arti luas daripada UUD. Konstitusi tidak hanya bersifat yuridis tetapi juga sosiologis dan politis.
3.  Koernimanto Soetopawiro, istilah konstitusi berasal dari bahasa latin cisme yang berarati bersama dengan dan statute yang berarti membuat sesuatu agar berdiri.
Jadi yang disebut konstitusi adalah sekumpulan aturan baik tertulis maupun tidak tertulis dalam sistem ketatanegaraan suatu negara dan digunakan sebagai dasar penyelenggaraan pemerintahan.
B. Tujuan Konstitusi
Tujuan konstitusi yaitu:
-Membatasi kekuasaan penguasa agar tidak bertindak sewenang-wenang;
-Melindungi HAM;
- Pedoman penyelenggaraan negara.

untuk lebih lengkapnya silahkan download di sini

Kritisme Imanuel Kant

Abad ke 18 di jerman biasa disebut Aufklarung atau zaman pencerahan yang di Inggris dikenal dengan Enlightenment. Immanuel Kant mendefinisikan zaman itu dengan mengatakan, "Dengan Aufklarung dimaksudkan bahwa manusia keluar dari keadaan tidak baligh (dalam bahasa Jerman disebut Unmundigkeit), yang dengannya sendiri ia bersalah.
Di Inggris pada zaman itu muncul deisme, yaitu suatu pendirian pemikir-pemikir yang menerima adanya Allah, akan tetapi beranggapan bahwa Allah tidak menghiraukan penyelenggaraan dunia. Tokoh zaman pencerahan disini antara lain Hume.
Di Prancis muncul para ensiklopedis, materialis serta tokoh-tokoh seperti, Voltaire (1641-1778) Charles De Montesque (1689-1775) dan Jean Jacques Rousseau (1712-1778) yang amat terkenal dengan teori kontrak sosialnya (buku-bukunya terbit tahun 1762).
Kritisme dan Ciri-cirinya
Filsafat yang dikenal dengan kritisme adalah filsafat yang diintrodusir oleh Immanuel Kant.  Filsafat-filsafat ini memulai pelajarannya dengan menyelidika batas-batas kemampuan rasio sebagai sumber pengetahuan manusia. Kritisme sangat berbeda dengan corak filsafat modern sebelumnya yang mempercayai kemampuan rasio secara mutlak. Isi utama dari kritisme adalah gagasan Immanuel Kant tenteng teori pengetahuan, etika dan estetika. Gagasan ini muncul karena adanya pertanyaan-pertanyaan mendasar yang timbul pada pikiran Immanuel Kant. Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah sebagai berikut:
-Apa yang dapat saya ketahui?
-Apa yang harus saya lakukan?
-Apa yang boleh saya harapkan?
Ciri-ciri kritisme dapat disimpulkan dalam tiga hal:
-Menganggap bahwa objek pengenalan itu berpusat pada subjek dan buakn pada objek.
-Menegaskan keterbatasan kemampuan rasio untuk mengetahui realitas atau hakikat sesuatu, rasio hanyalah mampu menjangkau gejalanya atau fenomenanya saja.
-Menjelaskan bahwa pengenalan manusia atas sesuatu itu diperoleh atas perpaduan antara peranan unsure  Anaximenes priori yang berasal dari rasio serta berupa ruang dan waktu dan peranan unsure aposteriori yang berasal dari pengalaman yang berupa materi.
Riwayat Hidup
Immanuel Kant lahir di Konogsreg, Prusia Timur, Jerman. Pikiran-pikirannya sangat penting dan membawa revolusi yang jauh jangkauannya dalam filsafat moderen. Ia terpengaruh oleh lahiran Piettisme dari ibunya, tetapi ia hidup dalam zaman Sceptism serta membaca karangan karangan Voltaire dan Hume.
Kehidupannya sebagai filsuf dibagi dalam dua periode: zaman pra-kritis dan zaman kritis. Pada zaman pra-krits ia menganut pendirian rasionalis yang dilancarkan oleh Wolf dkk. Tetapi, karena terpengaruh oleh Hume, berangsur-angsur Kant meninggalkan rasionalisme. 
Karyanya yang terkenal dan menampakan kritismenya, ialah kritik der Reinen Vernunft Reason dan Critique of Pure Reason yang membicarakan tentang reason dan the knowing process yang ditulisnya selama lima belas tahun. Dalam literature bahasa Indonesia biasanya disebut "kritik atas rasio praktis". Buku kedua adalah Kritik der Pracctischen Vernunft (1781) atau biasa disebut Critique of Practical Reason alias kritik atas rasio praktis yang menjelaskan filsafat moralnya. Ketiga, buku Kritik der Arteilskartf (1790) atau Critique of Judgment alias kritik atas daya pertimbangan. 
Tujuan filsafat Kant
Melalui filsafatnya Kant bermaksud memugar sifat objektivitas dunia ilmu pengetahuan. Agar maksud itu terlaksana, orang harus menghindarkan diri dari sifat sepihak empirisme. Rasionalisme mengira telah menemukan kunci bagi pembukaan realitaspada diri subjeknya, lepas dari pengalaman. Empirisme mengira telah memperoleh pengetahuan dari pengalaman saja. Menurut Kant, syarat dasar bagi segala ilmu pengetahuan adalah bersifat umum dan mutlak dan member pengetahuan yang baru.
Kritik atas Rasio Murni
Kritisme Kant dapat dianggap sebagai suatu usaha raksasa untuk mendamaikan rasionalisme dengan empirisme. Rasionalisme mementingkan unsure a priori dalam pengenalan, berarti unsure-unsur yang terlepas dari segala pengalaman (seperti misalnya "ide-ide bawaan" ala Descrates). Empirisme menekankan unsur-unsur aposteriori, berarti unsur-unsur yang berasal dari pengalaman (seperti Locke yang menganggap rasio sebagai "lembaram putih" as a white paper). Menurut Kant, baik rasionalisme maupun empirisme kedua-duanya berat sebelah. 

Selasa, 30 Oktober 2012

Sejarah Candi Prambanan

1.  Sejarah
     Legenda menceritakan kisah tentang Pangeran Bandung Bondowoso yang jatuh cinta dengan Putri Loro Jonggrang, putri Raja Boko. Tapi sang putri menolak lamarannya, karena Bandung Bondowoso telah membunuh Raja Boko dan memerintah kerajaannya. Bandung Bondowoso bersikeras, dan akhirnya Loro Jonggrang terpaksa setuju untuk menikah dengannya, tapi dia mengajukan satu syarat yang mustahil, yaitu;  Bandung harus membangun seribu candi hanya dalam satu malam.
      Pangeran mengadakan meditasi dan menyihir banyak roh (setan) dari bumi. Dibantu oleh makhluk supranatural, ia berhasil membangun 999 candi. Ketika bangunan candi tersebut hampir selesai, sang putri membangunkan pelayan istana dan memerintahkan para wanita desa untuk memulai berdebar beras dan mengatur api di sebelah timur candi, mencoba untuk membuat pangeran dan roh percaya bahwa matahari adalah tentang naik. Sebagai ayam mulai berkokok, tertipu oleh cahaya dan suara waktu pagi, pembantu supranatural melarikan diri kembali ke tanah. Pangeran sangat marah tentang trik itu, kemudian dia mengutuk Loro Jonggrang menjadi batu. Loro Jonggrang menjadi patung yang terakhir dan yang paling indah dari seribu patung. Menurut tradisi, kuil yang belum selesai seperseribu diciptakan oleh setan menjadi senyawa candi Sewu dekatnya (Sewu berarti "ribuan" dalam bahasa Jawa), dan Princess adalah gambar Durga dalam sel sebelah utara candi Siwa di Prambanan, yang masih dikenal sebagai Loro Jonggrang atau Perawan Slender.

2.  Pemugaran Kembali
      Pada 1811 selama pemerintahan singkat Inggris di Hindia Belanda, Collin Mackenzie, surveyor dalam pelayanan Sir Thomas Stamford Raffles, datang atas candi secara kebetulan. Meskipun Sir Thomas kemudian menugaskan sebuah survei penuh reruntuhan, mereka tetap terabaikan selama beberapa dekade, dengan penduduk Belanda mengangkut patung sebagai ornamen taman dan desa asli menggunakan batu fondasi untuk bahan konstruksi.
      Rekonstruksi senyawa dimulai pada 1918, dan restorasi yang tepat hanya pada tahun 1930. Upaya restorasi terus hari ini. Bangunan utama selesai sekitar 1953. Karena banyak dari batu asli telah dicuri dan digunakan kembali di lokasi konstruksi terpencil, menghambat restorasi dan karena candi dapat dibangun kembali hanya jika setidaknya 75% dari pasangan bata asli yang tersedia, hanya dasar-dasar sebagian besar kuil yang lebih kecil sekarang terlihat dengan tidak ada rencana untuk rekonstruksi mereka.
      Candi Prambanan adalah kelompok percandian Hindu yang dibangun oleh raja-raja Dinasti Sanjaya pada abad IX. Ditemukannya tulisan nama Pikatan pada candi ini menimbulkan pendapat bahwa candi ini dibangun oleh Rakai Pikatan yang kemudian diselesaikan oleh Rakai Balitung berdasarkan prasasti berangka tahun 856 M “Prasasti Siwargrha” sebagi manifest politik untuk meneguhkan kedudukannya sebagai raja yang besar. Terjadinya perpindahan pusat kerajaan Mataram ke Jawa Timur berakibat tidak terawatnya candi-candi di daerah ini terjadinya gempa bumi serta beberapa kali meletusnya Gunung  Merapi menjadikan Candi Prambanan runtuh tinggal puing-puing batu yang berserakan. Sungguh menyedihkan itulah keadaan pada saat penemuan kembali Candi  Prambanan.
      Usaha pemugaran yang dilaksanankan pemerintah Hindia Belanda berjalan sangat lamban dan akhirnya pekerjaan pemugaran yang sangat berharga itu diselesaikan oleh bangsa Indonesia. Pada tanggal 20 Desember 1953 pemugaran Candi induk Loro Jonggrang secara resmi dinyatakan selesai oleh Ir. Sukarno sebagai Presiden Republik Indonesia pertama. Sampai sekarang pekerjaan pemugaran dilanjutkan, yaitu pemugaran Candi Brahma dan Candi Wisnu, Candi Brahma dipugar mulai tahun 1977 dan selesai diresmikan pada tanggal 23 Maret 1987. Sedangkan Candi Wisnu mulai dipugar pada tahun pada tahun 1982, selesai dan diresmikan oleh Bapak Presiden Suharto pada tanggal 27 April 1991.

Selasa, 23 Oktober 2012

Cara Memasang Back to Top Blogger


Fitur Back To Top/Scroll To Top V2, adalah fitur navigasi blog yang berfungsi sebagai shortcut agar pengunjung bisa kembali ke bagian atas halaman blog dengan cepat dan hanya dalam satu klik. 

Tombol back to Top Blogspot kali ini berjenis melayang (floating) dan berada di bagian pojok kanan bawah. Kodenya pun sedehana dan tidak menggunakan javascript/jquery sehingga waktu muatnya lebih pendek. Script ini dibuat berdasarkan perintah link yang mengacu ke wrapper (#) dengan ditambah aturan CSS position-styling. Easy.

Cara Memasang Back to Top Blogger/Blogspot V2:
1. Copy kode berikut:

<a style="display:scroll;position:fixed;bottom:5px;right:5px;" href="#" title="Scroll to Top"><img src="url gambar back to top
" /></a>

Anda dapat mengganti title Scroll to Top dengan kata-kata yang diinginkan. Ganti url gambar back to top blog dengan gambar back to top anda, atau bisa juga googling dengan keyword "back to top button image". Edit ukurannya sesuai dengan besar yang diinginkan, lalu upload. Masukkan url gambar yang telah diupload ke dalam script.

2. Buka dashboard > Design/Rancangan > Klik Add a/Tambah Gadget > Pilih opsi HTML/Javascript

3. Paste/letakkan kode tersebut, lalu save.

Posisi gadget dimanapun tidak masalah karena letak tombol tersebut fixed (tetap), yang menjadikannya melayang.

4. Selesai!

Silahkan mencoba!!! :)